LES PRIVAT SURABAYA

Home » SERBA-SERBI » Analisis AirTanah, Model Siklus Hidrologi!!

Analisis AirTanah, Model Siklus Hidrologi!!

Air merupakan kebutuhan utama bagi kehidupan manusia..dan untuk memenuhi kebutuhannya..tidak salah bila manusia cenderung untuk memanfaatkan sumber air yang terdekat. Salah satunya adalah air yg berada di bawah permukaan tanah atau air tanah. Hmm..dalam kehidupan sehari-hari pola pemanfaatan airtanah sering kita lihat dalam penggunaan sumur gali & sumur bor oleh penduduk. 😛

Air tanah adalah semua air yang terdapat dalam ruang batuan dasar atau regolith (lapisan soil atau fragmen batuan dari yang menutupi bed rock). Jumlahnya kurang dari 1 % air di bumi, tetapi 40 kali lebih besar dibandingkan air bersih di permukaan (sungai dan danau).

Air Tanah dalam Model Siklus Hidrologi!!…dimulai pada daerah resapan airtanah yg sering juga disebut sebagai daerah imbuhan airtanah (recharge zone). Daerah ini adalah wilayah dimana air yg berada di permukaan tanah baik air hujan ataupun air permukaan mengalami proses penyusupan (infiltrasi) secara gravitasi melalui lubang pori tanah/batuan atau celah/rekahan pada tanah/batuan.

Proses penyusupan ini akan berakumulasi pada satu titik dimana air tersebut menemui suatu lapisan atau struktur batuan yang bersifat kedap air (impermeabel). Titik akumulasi ini akan membentuk suatu zona jenuh air (saturated zone) yang seringkali disebut sebagai daerah luahan airtanah (discharge zone). Perbedaan kondisi fisik secara alami akan mengakibatkan air dalam zonasi ini akan bergerak/mengalir baik secara gravitasi, perbedaan tekanan, kontrol struktur batuan dan parameter lainnya. Kondisi inilah yang disebut sebagai aliran airtanah. Daerah aliran airtanah ini selanjutnya disebut sebagai daerah aliran (flow zone).

Dalam perjalanannya, aliran airtanah ini seringkali melewati suatu lapisan akifer yang diatasnya memiliki lapisan penutup yang bersifat kedap air (impermeabel) hal ini mengakibatkan perubahan tekanan antara airtanah yang berada di bawah lapisan penutup dan airtanah yang berada diatasnya. Perubahan tekanan inilah yang didefinisikan sebagai air tanah tertekan (confined aquifer) dan air tanah bebas (unconfined aquifer/water table). Air tanah bebas contohnya sumur gali, sedang air tanah tertekan contohnya sumur bor (yg telah ditembus lapisan penutupnya).

Airtanah bebas memiliki karakter berfluktuasi terhadap iklim sekitar, mudah tercemar dan cenderung memiliki kesamaan karakter kimia dengan air hujan. Kemudahannya untuk didapatkan membuat kecenderungan disebut sebagai airtanah dangkal *…padahal dangkal atau dalam itu kan sangat relative..hehe 😛 *.

 

http://asyafe.wordpress.com/2009/04/16/kita-jumpa-bahasa-fisika-dalam-analisis-airtanah-model-siklus-hidrologi/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: